Sejarah dan Perkembangan Bank Syariah (Part One)

Sebelum ada bank, orang lari ke rentenir kalau mau pinjam uang. Alhasil, bunga yang harus ditanggung cukup besar. Maunya cari bantuan, ujung-ujungnya malah tertimpa beban. Inilah alasan utama kenapa riba diharamkan. Riba dalam bahasa arab bermakna tambahan nilai mata uang dari suatu transaksi ekonomi yang tidak berisiko pada modal asli yang ditanamkan.

Larangan menggunakan riba ini sebenarnya tidak hanya dimonopoli dalam ajaran Islam, melainkan juga pada ajaran kristiani. Dalam Islam larangan itu tertuang dalam Al-Quran surat albaqarah ayat 275. Sementara, dalam ajaran kristiani tercantum dalam injil lukas 6 ayat 34 dan 35.

Islam tak mengakui bunga dalam pembayaran utang. Artinya, tiap utang yang membawa keuntungan material bagi si pemberi utang adalah riba. Alasannya, transaksi ini Cuma memperhatikan kepentingan individu pemberi utang. Padahal, Islam lebih mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu. Atas dasar inilah, bank syariah baik dari negara muslim ataupun non muslim mengoperasikan bank yang lebih sesuai dengan syariah atau muamalat. Bukan dengan bunga seperti yang diterapkan dalam bisnis bank konvensional yang telah berlangsung berabad-abad, melainkan dengan bagi hasil. Continue reading